Translate

Rabu, 31 Oktober 2012

PENGERTIAN ZAKAT, DALIL DALIL ZAKAT SERTA SYARAT WAJIB ZAKAT


1.      Apa yang dimaksud dengan zakat secara umum?
Zakat menurut bahasa dari kata zakkaa - yuzakkii - taiyatan - zakaatan yang artinya suci dan subur. Menurut istilah syara’ ialah: ” mengeluarkan sebagian dari harta benda atas perintah Allah, sebagai shadaqah yang wajib kepada mereka yang telah ditetapkan menurut syarat-syarat yang telah ditentukan/sebagai pembersih.
2.      Sebutkan dalil-dalil yang berkaitan dengan zakat!
Q.S. At Taubah: 103
Q.S Al baqarah: 43
QS Al Bayyinah:5

3.      Sebutkan berapa jenis bahan makanan yang dapat digunakan untuk menbayar zakat fitrah?
Zakat fitri dikeluarkan berupa satu shaa' gandum, satu shaa' korma, satu shaa' susu, satu shaa' anggur kering atau salt, karena hadits Abu Said Al-Khudri radhiyallahu 'anhu: "Kami mengeluarkan zakat pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam satu shaa' makanan, satu shaa' gandum, satu shaa' korma, satu shaa' susu kering, satu shaa' anggur kering," (Riwayat Bukhari 3/294 dan Muslim 985)

4.      Sebut dan jelaskan orang yang berhak menerima zakat!
a.       Orang fakir: orang yang Amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.
b.      Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam Keadaan kekurangan.
c.        Pengurus zakat: orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat.
d.       Muallaf: orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.
e.       Memerdekakan budak: mencakup juga untuk melepaskan Muslim yang ditawan oleh orang-orang kafir.
f.       Orang berhutang: orang yang berhutang karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat Islam dibayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu membayarnya.
g.      Pada jalan Allah (sabilillah): Yaitu untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin. di antara mufasirin ada yang berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan lain-lain.
h.      Orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya.

5.      Sebutkan dan jelaskan orang yang dilarang menerima zakat!
a.       Orang-orang kafir
b.      Bani Hasyim
Yang dimaksud disini adalah keluarga Ali bin Abi Thalib, keluarga 'Aqil, keluarga Ja'far, keluarga Abbas serta keluarga Harits. 
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya shadaqah itu tidak pantas untuk keluarga Muhammad, karena itu adalah kotoran harta manusia."
c.       Bapak dan anak-anak sendiri
Telah sepakat fuqaha bahwasanya tiddak boleh memberikan zakat kepada bapak, kakek, ibu, nenek, anak, cucu, karena orang yang berzakat itu memang wajib menafkahi bapaknya, anaknya, kalaupun mereka faqir mereka tetap kaya karena anaknya, bapaknya atau cucunya kaya.
d.      Istri
Para ulama telah sepakat bahwa seseorang tidak boleh memberikan zakat kepada istrinya, hal ini dikarenakan dia wajib menafkahi istrinya, sehingga tidak butuh lagi zakat, seperti dua orang tua, kecuali kalau dia terlilit hutang maka diberi dari bagian gharimin untuk melunasi utangnya.
6.      Sebutkan syarat-syarat orang yang wajib mengeluarkan zakat!

a.      Muslim. Karena zakat merupakan salah satu rukun Islam maka tidak diwajibkan kepada orang kafir.
b.       Merdeka. Zakat tidak diwajibkan kepada budak dan hamba sahaya karena hartanya adalah milik tuannya maka tuannyalah yang menzakatinya.
c.       Dewasa (baligh). Zakat hanya diwajibkan kepada orang dewasa tidak kepada anak-anak yang belum baligh. Akan tetapi jika anak-anak itu memiliki harta yang sudah sampai nishob dan satu tahun maka walinya atau orang yang mengurusinya wajib untuk mengeluarkan zakat dengan niat untuk mereka
d.      Berakal. Orang yang tidak berakal kedudukannya sama dengan anak-anak, maka walinya yang dibebani untuk membayar zakat.

7.      Sebutkan syarat-syarat harta yang wajib untuk dizakati!

v  Milik Penuh (al-Milhuttaan)
Yaitu harta tersebut berada dalam pengawasan dan kekuasaan secara khusus dimana pemiliknya berkuasa untuk mengusahakan dan mengambil manfaat daripadanya.
v  Harta yang tercampur (Khulatha
Kalau harta milik masing-masing bisa dibedakan maka membayar zakat secara masing-masing, akan tetapi kalau tidak bisa dibedakan maka membayar zakatnya secara bersama-sama.
v  Harta Gabungan (Syurokaa')
Maka zakatnya adalah wajib bagi yang bagiannya sudah sampai nishob. Seperti dalam muzaro'ah misalkan, maka yang punya tanah wajib membayar zakat dari bagian hasil tanamannya sebagaimana yang mengerjakannyapun wajib membayar zakat dari bagiannya.
v  Cukup Nishob
Nishob artinya: harta yang telah mencapai jumlah tertentu sesuai dengan ketentuan syari'at. Maka harta yang belum mencapai jumlah tertentu tersebut terbebas dari kewajiban membayar zakat. Dan As-Sunnah telah menjelaskan dan merinci batas nishob dari macam harta yang ada.
v  Berkembang (namaa'
Zakat hanya diwajibkan pada harta yang berkembang yakni bisa bertambah dengan diusahakan. Dan harta yang berkembang ini dibagi menjadi dua macam:
1.      Yang berkembang dengan sendirinya seperti binatang ternak dan tanaman
2.      Yang berkembang dengan berubah dzatnya dan diusahakan seperti mata uang yang berkembang dengan diniagakan dan yang semisalnya.
v  Berlaku satu tahun (haul)
Disyaratkan berlakunya satu tahun sudah mencapai nishob jika harta berupa mata uang atau binatang ternak, dalam artian semua harta dihitung hasilnya kecuali apa yang keluar dari bumi. Adapun yang keluar dari bumi seperti biji-bijian, buah-buahan maka zakatnya ketika panen dan tidak disyari'atkan menunggu haul (satu tahun).


8.      Sebutkan harta yang wajib dizakati dan berapa batas nisab untuk maasing-masing harta tersebut?
v  ­­­­Emas dan Perak
Yang dimaksud emas dan perak diatas adalah emas daan perak pada umumnya, termasuk emas murni dalam berbagai bentuk, uang emas atau perak, barang hiasan atau pakaian lainya. Emas dan perak yang telah mencapai batas minimal (nisab) dan mecakup (haul) maka telah diwajibkan baginya zakat.Adapun nisab zakat emas adalah 20 dinar, sedangkan perak nisabnya 200 dirham. Dinar adalah mata uang daari emas, sedangkan dirham adalah mata uang dari parak. Imam malik dalam Al Muwata menetapka 20 dinar=200 dirham. Menurut putusan
Majlis Tarjih Muhammadiyah 20 dinar itu = 85 gram emas. Sedangkan 200 dirham = 672 gram perak.

v   Zakat dari Hasil Pertanian
Apabila tumbuhnya zakat pertanian itu karena siraman air hujan, sumber air, bendungan, nisabnya 5 wasaq (± 700 kg) mak zakat yang dikeluarkan 10 %. Apabila tumbuhnya tanaman memakai tenaga manusia atau mesin dengan biaya
Pengairan, sama juga 750 kg. Sedangkan zakatnya 5%
Hasil tanaman (yang dikenakan zakat)
a.       Gandum, beras, jagung, cantel dan yang sejenis bahan makanan pokok, demikian pula buah kurma dan zabib (kismis), dikenakan zakat bila sudah cukup senisab, yaitu lima wasak (± 7,5 kwintal).
  1. Hasil tanaman selain tersebut di atas seperti tebu, kayu, getah, kelapa, lada, cengkeh, buah-buahan, sayur-mayur dan lain-lainnya, ketentuan nisabnya adalah nilai harga 7,5 kwintal hasil tanaman tersebut di atas.

v   Zakat Tijarah (perniagaan)
Adalah semua bentuk harta yang dipromosikan untuk diperjual belikan dengan bermacam-macam cara serta membawa manfaat bagi kebaikan dan kesejahteraan manusia.
v  Zakat Hewan
Apabila mempunyai hewan ternak yaitu : unta, kambing atau sapi sampai pada nisabnya, yaitu : 5 ekor unta, 40 ekor kambing, atau 30 ekor sapi, sedang telah setahun menjadi kepunyaanmu maka kelurakan zakatnya sebagai berikut :
Ø  Unta
·         5-24 ekor unta, tiap lima ekor unta dikenakan zakatnya seekor kambing.
·         25-35 ekor unta dikenakan zakatnya seekor anak unta betina umur 2 tahun.
·         36-45 ekor unta dikenakan zakatnya seekor anak unta betina umur 3 tahun.
·         46-60 ekor unta, dikenakan zakatnya seekor anak unta betin aumur 4 tahun
·         61-75 ekor unta dikenekan zakatnya seekor anak unta betina umur 5 tahun
·         76-90 ekor unta dikenakan zakatnya 2 ekor anak unta betina umur 3 tahun
·         91-120 ekor unta dikenakan zakatnya 2 ekor anak betina umur 4 tahun.
Ø  Kambing
·         40-120 ekor dikenakan zakatnya seekor anak kambing
·         121-200 ekor dikenakan zakatnya 2 ekor kambing.
·         201-300 ekor dikenakan zakatnya 3 ekor kambing
·         Lebih dari 300 ekor kambing, maka tiap 100 ekor dikenakan zakatnya seekor kambing.
Ø  Sapi
Tiap-tiap 30 ekor dikenakan zakatnya seekor anak sapi (jantan/betina) umur satu tahun; dan tiap-tiap 40 ekor, dikenakan zakatnya seekor anak sapi umur 2 tahun.
Syarat Zakat Hewan :
·         Milik orang Islam
·         Yang memiliki adalah orang merdeka
·         Milik penuh (dimiliki dan menjadi hak penuh)
·         Sampai nisabnya
·         Genap satu tahun
·         Makanya dengan pengembalaan, bukan dengan rumput belian
·         Binatang itu bukan digunakan untuk bekerja seperti angkutan dan sebagainya

v  Zakat Rikaz.
Harta Rikaz yang berwujud emas atau perk ditemukan peninggalan masapurba wajib dikeluarkan zakatnya 20 % (seperlima)
Sabda Nabi Muhammad saw. :
” dari Abu Hurairah telah bersabda Rasulullaah saw ” Zakat Rikaz seperlimanya”( HR. Bukhari Muslim).

v   Zakat Purbakala (Ma’din)
Menurut kitab ssulubus menegaskan ma’din adalh hasil yang dikeluarkan dati dalam bumi laut maupun darat. Sebagai rizki yang ddikeluarkan berlimpah oleh Allah SWT dari dalam bumi.
9.      Mengapa zakat juga disebut tiang dari agama?
Zakat juga merupakan tiang dari agama Islam hal ini dijelaskan dalam Surat Mukminun ayat 1-4



10.  Apakah hikmah yang kita dapat dari membayar zakat?
a.       menaati secara sempurna perintah Allah SWT untuk mengeluarkan infak (zakat)
b.      Melaksanakan sistem sosial Islam dengan iklas dan iman yang kokoh, karena yakin zakat adalah wahyu Allah untuk kesejahteraan umat
c.       Menghidupkan solidaritas sosial dan tolong menolong sesama muslim
d.      mensucikan jiwa dan membersihkan harta kekayaan yang kadang tidak tahu dari mana asal usulnya
e.       Alat penghubung bagi yang kaya dan miskin, melenypkan kesenjangan yang menimbulkan kecemburuan sosial


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar